Analisis SWOT untuk Bisnis: Pengertian, Manfaat, dan Cara Melakukannya

Persaingan pasar yang semakin ketat mendorong bisnis untuk selalu siap akan perubahan yang ada. Perubahan tersebut perlu diantisipasi dengan adanya strategi serta safety net yang kokoh. Salah satu metode perencanaan yang dapat digunakan adalah dengan …

Langkah-langkah Melakukan Analisis SWOT dalam Bisnis, Tips Meningkatkan Penjualan dengan Website, Jasa Penerjemah Bahasa Jerman Tersumpah, Macam Mesin Pencari Selain Google, Manajemen Keuangan Online, Tips Memilih Web Hosting yang Cocok untuk Bisnis Anda

Persaingan pasar yang semakin ketat mendorong bisnis untuk selalu siap akan perubahan yang ada. Perubahan tersebut perlu diantisipasi dengan adanya strategi serta safety net yang kokoh. Salah satu metode perencanaan yang dapat digunakan adalah dengan melakukan analisis SWOT.

Selain perencanaan yang strategis, peningkatan komunikasi juga dibutuhkan agar strategi yang disusun dapat terkoordinasi dengan baik. Salah satu contohnya adalah pemanfaatan crm whatsapp yang dapat mendukung integrasi komunikasi antar departemen.

Berikut alasan lain mengapa crm whatsapp dibutuhkan dalam analisis SWOT:

  • CRM mampu mengumpulkan data akurat untuk menunjang proses analisis SWOT.
  • CRM Whatsapp mampu mengumpulkan feedback pelanggan yang digunakan untuk analisa.
  • Dengan komunikasi yang terintegrasi, hasil analisa dapat lebih mudah diakses oleh berbagai departemen.

Untuk informasi mengenai analisis SWOT selengkapnya, simak terus artikel ini.

Pengertian Analisis SWOT dalam Bisnis

Analisis SWOT dapat diartikan sebagai sebuah teknik yang digunakan untuk perencanaan strategis atau menyelesaikan masalah berdasarkan faktor internal maupun eksternal perusahaan. Analisis dengan teknik ini efektif digunakan untuk mengidentifikasi sebuah peluang serta ancaman dari suatu projek. Sehingga, teknik ini juga dapat mendorong bisnis untuk menjadi yang terdepan.

Apa itu S.W.O.T?

SWOT merupakan singkatan dari empat elemen yang digunakan dalam analisis yaitu strength (kekuatan), weakness (kelemahan), opportunities (peluang), dan threats (ancaman).

Strength (Kekuatan)

Suatu hal positif serta menonjol yang ada pada bisnis dan menjadi kelebihan. Misalnya, citra merek yang unik serta orisinil, atau hal yang disukai oleh pelanggan dari bisnis.

Weakness (kelemahan)

Elemen ini mengacu pada kekurangan yang dimiliki oleh bisnis. Seperti bagian dari perusahaan yang memiliki kinerja buruk, atau sesuatu dalam bisnis yang dirasa memerlukan perbaikan.

Opportunities (peluang)

Peluang merupakan suatu hal berharga namun belum nampak. Peluang bisa jadi berupa sesuatu yang dapat memperbaiki kelemahan atau kesenjangan yang ada dalam pasar dan tidak dimiliki oleh kompetitor.

Threat (ancaman)

Ancaman merupakan suatu hal dalam bisnis yang berpotensi memiliki masalah. Berbeda dengan kelemahan, ancaman datangnya dari pihak luar, seperti kompetitor, hingga perubahan ekonomi. Identifikasi ancaman dapat dilakukan dengan mencari tahu dinamika pasar yang mungkin terjadi, tren pasar yang sedang banyak dibahas, atau mengamati teknik yang digunakan kompetitor.

Manfaat dan tujuan analisis SWOT terhadap bisnis

Analisis SWOT dalam bisnis dapat memberikan banyak manfaat seperti, memudahkan bisnis dalam mengetahui kekuatan serta kelemahan untuk menciptakan sebuah peluang. Bisnis juga dapat mengambil tindakan yang lebih cepat jika dapat mengetahui dan memahami kelemahan yang ada. Karena jika lengah kelemahan yang dimiliki bisnis dapat menjadi peluang bagi kompetitor.

Selain itu, melalui analisis SWOT pula bisnis dapat mengukur resiko yang ada bila muncul suatu permasalahan atau ancaman. Dengan manfaat tersebut analisis SWOT menjadi andalan dalam pengambilan keputusan suatu perusahaan.

Kemudian, analisis SWOT juga memiliki beberapa tujuan seperti:

  • Memetakan faktor penting dalam bisnis, seperti strategi, hingga permasalahan dengan mudah.
  • Menjadi tameng perusahaan dalam menghadapi masalah yang mungkin akan muncul.
  • Memudahkan bisnis untuk menyadari bagaimana posisinya di antara para kompetitor.
  • Melancarkan pengambilan keputusan saat menghadapi suatu ancaman.

Setelah memahami pengertian, manfaat serta tujuan dari analisis SWOT, berikut tahapan-tahapan yang bisa dilakukan dalam menerapkan teknik ini.

Langkah-langkah Melakukan Analisis SWOT dalam Bisnis

Langkah-langkah Melakukan Analisis SWOT dalam Bisnis
Langkah-langkah Melakukan Analisis SWOT dalam Bisnis

Identifikasi tujuan analisis

Analisis SWOT dapat dimulai dengan mengidentifikasi tujuan dilakukannya analisis. Hal ini bertujuan untuk menjaga analisis tetap terorganisir dan fokus berada pada jalurnya. Selain itu, tujuan analisis juga dapat memperjelas ruang lingkup hal yang ingin dibahas serta target yang dicapai pun tidak berantakan.

Misalnya di bagian pemasaran, maka tujuan analisis digunakan untuk menganalisa strategi pemasaran produk.

Mengumpulkan informasi internal

Informasi internal yang dimaksud yaitu kekuatan dan kelemahan yang dimiliki oleh bisnis. Untuk menganalisisnya, bisnis dapat menggunakan bantuan alat seperti CRM agar data yang dikumpulkan jadi lebih akurat.

Informasi mengenai kelebihan dan kekurangan  yang dapat dikumpulkan menggunakan CRM meliputi: preferensi konsumen, aktivitas pembelian, riwayat interaksi, serta umpan balik pelanggan. Informasi-informasi tersebut nantinya dapat digunakan untuk mengidentifikasi kekuatan hubungan pelanggan tingkat kepuasan pelanggan, serta kualitas layanan maupun produk yang diberikan

Mengidentifikasi faktor eksternal

Faktor eksternal merupakan berbagai aspek di luar kewenangan bisnis yang mempengaruhi operasi dan pertumbuhan perusahaan. Dalam hal ini, faktor eksternal dapat diidentifikasi dengan menganalisis peluang. Sebuah peluang dapat diperoleh dengan pengamatan situasi yang ada seperti: perubahan dan pertumbuhan pasar, inovasi teknologi yang sedang berkembang, maupun perubahan regulasi.

Selain peluang, faktor eksternal juga bisa berupa ancaman yang mungkin dapat menghambat pencapaian tujuan bisnis atau mengancam kinerja tim. Ancaman ini bisa muncul dari berbagai sumber, seperti: persaingan pasar karena jenis bisnis yang sama, perubahan ekonomi maupun ancaman lingkungan yang berdampak negatif pada terhadap jalannya proses produksi.

Jika identifikasi faktor eksternal ini dapat dikuasai dengan mudah, bisnis dapat memperoleh peluang seperti inovasi produk dan teknologi baru, hingga strategi yang kreatif.

Visualisasi hasil analisis

Setelah faktor eksternal dan internal teridentifikasi, lanjutkan proses analisis dengan memvisualisasikannya ke dalam matriks dengan indikator S.W.O.T. Matriks biasanya ditunjukkan dalam bentuk tabel. Hal ini dapat mengelompokkan hasil analisis menjadi lebih terstruktur.

Evaluasi faktor yang ada

Setelah memvisualisasikan hasil analisis, evaluasi kembali faktor-faktor yang ada dengan mempertimbangkan dampak dan signifikansi terhadap penerapannya. Kategorikan kembali hasil analisis faktor berdasarkan tingkatan prioritas ataupun urgensi penerapannya. Setelah analisis direalisasikan ke dalam strategi, pantau terus hasilnya sebagai bentuk evaluasi pada perencanaan strategi yang akan datang.

Analisis SWOT telah terbukti menjadi alat yang berguna bagi organisasi dalam merencanakan strategi bisnis. Dengan mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman, perusahaan dapat memahami posisi relatif mereka dalam pasar dan lingkungan bisnis. Dari sini, mereka dapat mengembangkan strategi yang memanfaatkan keunggulan kompetitif, dan mengurangi dampak ancaman.

Melalui proses analisis SWOT yang komprehensif dan terarah pula, organisasi dapat membuat keputusan yang lebih baik dalam merencanakan langkah-langkah tindakan efektif. Penggunaan analisis SWOT dalam bisnis tetap relevan hingga kini untuk menciptakan organisasi yang berdaya saing di pasar kompetitif.