Panduan Cara Berinvestasi untuk Milenial

6 Kelebihan Investasi Reksa Dana, Panduan Cara Berinvestasi untuk Milenial, AMA Akunting Bikin Laporan Keuangan Jadi Lebih Mudah, 7 Ide Bisnis Sampingan Modal Kecil untuk Karyawan

Investasi adalah salah satu instrumen yang bisa digunakan untuk mempersiapkan masa depan agar tetap bisa mendapatkan manfaat dari apa yang kita investasikan sekarang.

Saat ini sudah banyak sekali pilihan investasi yang bisa diambil oleh masyarakat mulai dari investasi saham, investasi reksadana, investasi emas, bahkan bisa investasi dalam bentuk kripto yang akhir-akhir ini menjadi trending.

Selain investasi saat ini hal yang penting dimiliki adalah asuransi baik asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi barang-barang berharga atau yang lainnya.

Dengan melakukan pembayaran premi asuransi Anda bisa mendapatkan manfaat dari premi asuransi tersebut di masa mendatang jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Investasi dan asuransi sama-sama penting untuk Anda miliki saat ini, dengan keadaan dunia yang cepat berubah berjaga-jaga untuk masa depan adalah pilihan yang tepat.

Namun melakukan investasi tidak semudah yang Anda pikirkan hanya menempatkan uang kemudian setiap bulan Anda mendapatkan manfaatnya dalam jumlah yang besar.

Tentu tidak seperti itu, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk melakukan investasi pada salah satu instrumen investasi. Anda harus paham resiko dari masing-masing instrumen. Untuk itu berikut adalah panduan cara berinvestasi yang tepat.

Baca Juga : 6 Kelebihan Investasi Reksa Dana

Panduan Cara Berinvestasi

√ 5 Cara Bisnis Online Baju untuk Pemula, Tips Melamar Kerja Via Email yang benar

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada instrumen apa, agar tidak boncos nantinya Anda bisa menerapkan cara-cara berikut ini.

Memiliki Tujuan Keuangan yang Jelas

Langkah pertama yang harus Anda lakukan sebelum memutuskan untuk melakukan investasi adalah menentukan tujuan keuangan yang jelas.

Jangan pernah melakukan investasi dengan memilih instrumen investasi yang hanya didasarkan pada ikut-ikutan tren tanpa mengetahui terlebih dahulu sebenarnya untuk apa Anda melakukan investasi tersebut.

Tujuan keuangan dapat diartikan sebagai apa yang ingin Anda capai dalam waktu tertentu berhubungan dengan keuangan.

Dengan tujuan keuangan yang jelas tentunya Anda dapat lebih fokus untuk melakukan investasi dengan tepat dan benar.

Tujuan keuangan bisa dikategorikan berdasarkan waktunya, pertama adalah jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.

Dari masing-masing tujuan keuangan yang sudah Anda buat, kemudian Anda bisa mengalokasikan dana pada masing-masing tujuan keuangan.

Memahami Konsep dan Risiko Investasi

Investasi pada dasarnya adalah bertujuan untuk mendapatkan return atau keuntungan dari dana yang ditanamkan pada sebuah instrumen investasi.

Namun selain mendapatkan orang yang melakukan investasi juga harus dihadapkan pada risiko dari masing-masing investasi.

Hampir semua instrumen investasi memiliki risiko, yang membedakan adalah besarnya risiko dari masing-masing investasi.

Misalnya investasi di saham tentu akan berbeda resikonya ketika Anda memilih investasi di kripto atau emas.

Sebelum memutuskan untuk melakukan investasi pada suatu instrumen investasi tentu Anda harus paham betul konsep investasi tersebut seperti apa dan bagaimana tingkat resikonya.

Jangan sampai Anda salah dalam memilih instrumen investasi yang justru membuat Anda kehilangan sejumlah dana karena salah memilih instrumen investasi. Dan perlu digaris bawahi bahwa investasi tidak hanya pada saham atau reksadana.

Anda bisa melakukan investasi pada hal-hal yang terlihat misalnya membeli properti, tanah, barang-barang mewah yang nilainya terus naik atau yang lainnya.

Jika Anda memilih untuk berinvestasi pada barang-barang yang nyata maka jangan lupa untuk mengasuransikan barang-barang tersebut.

Dengan membayar premi asuransi tertentu maka barang-barang Anda akan mendapatkan proteksi dari pihak Asuransi sehingga Anda tidak mengalami kerugian jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Pilih Instrumen Investasi yang Tepat

Setelah menetapkan tujuan keuangan kemudian memahami risiko dari masing-masing investasi yang akan diambil maka langkah selanjutnya adalah menentukan instrumen investasi apa yang akan dipilih.

Dalam menentukan instrumen investasi apa yang akan dipilih bisa disesuaikan dengan keuntungan yang diharapkan di masa depan atau juga bisa disesuaikan dengan tujuan keuangan yang telah ditetapkan di awal.

Sebagai contohnya Anda ingin return yang lebih besar maka Anda bisa memilih investasi seperti saham atau kripto. Dengan catatan bahwa kedua instrumen tersebut menawarkan return besar yang diimbangi resiko yang besar juga.

Atau Anda adalah tipe investor yang konservatif maka bisa memilih investasi pada hal-hal yang pasti seperti membeli emas, membeli properti, tanah atau hanya menempatkan dana pada reksadana dengan pendapatan tetap.

Anda juga bisa menyesuaikan jenis investasi yang akan dipilih berdasarkan jangka waktunya, misalnya dalam waktu dua tahun kedepan Anda membutuhkan dana untuk menikah sebesar 50 juta rupiah.

Sangat disarankan Anda memilih instrumen investasi dengan tingkat resiko yang cukup rendah misalnya Anda bisa investasi di reksadana atau pasar uang dengan pendapatan tetap.

Untuk investasi di saham tidak terlalu disarankan karena jangka waktunya terlalu pendek dimana beresiko mengalami penurunan sehingga dana justru berkurang.

Setelah memahami investasi saatnya Anda untuk memahami pentingnya memiliki asuransi agar terlindungi di masa yang akan datang.

Saat ini banyak orang yang belum paham bagaimana pentingnya sebuah asuransi, jika Anda membutuhkan platform asuransi yang sudah terpercaya Anda bisa menggunakan PFI Mega Life yang sudah terdaftar dan diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Produk PFI Mega Life juga sangat lengkap ada produk untuk perlindungan keluarga, kebutuhan investasi dan kebutuhan syariah untuk umat muslim.

Untuk kebutuhan investasi sendiri ada tiga produk unggulan yaitu Mega Signature Link, Mega Prima Link, dan Mega Investa Link dengan keunggulan dan manfaat masing-masing tentunya.

Dengan membayar premi asuransi Anda akan terlindungi sekaligus mendapatkan manfaat dari investasinya.

Baca juga : Butuh Pinjaman Cepat? Inafina Siap Bantu Kurang dari 6 Jam Pasti Cair

You May Also Like

About the Author: Irwin Andriyanto

Seorang yang #MengakuBlogger tertarik pada ilmu Digital Marketing mulai dari SEO, SEM hingga Content Writing.